Home » Blog » Hukum Wanita Meminta Mahar Tinggi

Hukum Wanita Meminta Mahar Tinggi

Hukum Wanita Meminta Mahar Tinggi

Assalamu’alaikum saudariku! yuk kita ngobrol-ngobrol tentang hukum wanita meminta mahar tinggi. Ada yang pernah tanya nggak sih, boleh nggak  cewek atau keluarganya minta mahar pernikahan yang tinggi? Nah, di Islam mahar tuh udah jadi hak cewek sebelum nikah. Tapi, agama nggak nentuin deh seberapa besar maharnya. Biasanya, mahar itu disesuaikan sama kebiasaan atau tradisi di tempat masing-masing. Jadi, intinya tergantung keadaan dan adat setempat. Yuk simak selengkapnya! 😊

Hukum Wanita Meminta Mahar Tinggi

Tahu nggak sih, kalau seorang cewek minta mahar tinggi, bukan berarti dia materialistik loh. Ini sebenernya cara dia untuk menilai seberapa serius dan komitmen seorang cowok untuk jadi pendamping hidupnya. Jadi, hukumnya gimana sih?

Seorang cowok yang siap ngasih mahar tinggi tuh tandanya dia benar-benar siap nikah sama cewek tersebut. Bayangin aja, dia nggak bakal merasa rugi atau menyesal kok kasih mahar tinggi. Kenapa? Karena itu semua didasari oleh rasa cinta yang tulus dan keinginan untuk bekerjasama dengan calon istrinya. Jadi, buat cowok-cowok di luar sana, kalau memang cinta, mahar tinggi nggak jadi masalah kan? 😉

Namun bagi kamu nih yang cewek, harus tahu juga segimana kesanggupannya calon pendampingmu. Berikut ini hukum wanita meminta mahar tinggi.

Hukum Meminta Mahar Tinggi : Menurut Al-Qur’an

Tentu sebagai muslimah, kamu harus bersandar pada satu-satunya petunjuk kebenaran. Yaitu Al-Quran. Berikut ini ayat dan penjelasan tentang hukum meminta mahar tinggi menurut Al-Quran.

“Hendaklah orang yang mampu memberikan nafkah menurut kemampuannya,” (QS. At-Thalaq ayat 7)

Intinya, jika kamu ingin meminta mahar pada calon suamimu, kamu harus memerhatikan kesanggupannya terlebih dahulu. Bukan tidak boleh meminta mahar yang tinggi. Namun permasalahannya adalah bukan tentang tinggi atau rendah. Tetapi tentang mudah atau susah bagi calon suami kamu.

Jika kamu meminta mahar yang memang cukup tinggi, namun calon suamimu menyanggupinya, Selain itu  nominal mahar tersebut ternyata mudah bagi calon suamimu, Maka boleh-boleh saja kamu meminta mahar tinggi.

Kesimpulan

Jadi kesimpulannya wanita meminta mahar tinggi hukumnya boleh-boleh saja, selama si calon suami sanggup dan mudah baginya memenuhi permintaan mahar tersebut. Ingat, kamu akan menikah untuk beribadah bukan untuk mendapatkan harta kekayaan. Maka mudahkan mahar agar Allah senantiasa melimpahkan keberkahan pada rumah tangga kamu.

 

 

Tuliskan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Keranjang belanja

Tidak ada produk di keranjang.

Kembali ke toko

Gerai Saffa

Assalamu'alaikum, selamat datang di Gerai Saffa. Apakah ada yang bisa kami bantu?

Selamat datang, ada yang bisa Saya bantu